Contoh laporan Magang Kerja

BAB I
PENDAHULUAN

1. Sejarah berdirinya PT. Guna Indah Makmur
PT. Guna Indah Makmur atau yang sering disebut dengan sebutan PT. GIM, berdiri pada tahun 1998 pada saat Krisis Moneter yang Pendirinya adalah Bapak Johannes Siem. PT. Guna Indah Makmur adalah sebuah Perusahaan yang bergerak dibidang Jasa Consultant, Tehnique and Marketing LPG Product. Dimana PT. Guna Indah Makmur ini didirikan Untuk mendukung program pemerintah dalam hal Konversi Minyak tanah ke Gas Elpiji, hal ini disebabkan karena semakin langka nya Minyak Tanah dikalangan Masyarakat sekarang ini.
PT. Guna Indah Makmur memiliki produk LPG Unggulan berupa regulator BOGAZ yang dilengkapi dengan selang pengaman gas yang otomatis Menutup apabila terjadi kebocoran sehingga aman untuk digunakan. Regulator BIOGAZ juga memiliki Matic Manometer sehingga lebih akurat untuk menentukan isi Gas yang terbuat dari campuran Tembaga dan Aluminium serta tahan lama. Merk BIOGAZ sudah mendapat Paten Lisensi dari Kementerian dengan No.DOO.2006.001893 NRP.201-002-101180, memenuhi ISO 7369-2008 Standar (untuk Selang), Kalibrasi Standar Nasional LSPR KAN-004-IDN, WQA bersertifikat oleh UKAS Kualitas manajemen No.QM 134 1199.
PT. Guna Indah Makmur merupakan perusahaan LPG product terbesar di Indonesia, yang mana saat ini sudah memiliki 72 kantor cabang, diantaranya :
A. Zona Sumatera
Banda Aceh, Lhokseumawe, Medan 1, Medan 2, Padang Sidimpuan, Pematang Siantar, Padang, Riau, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, Muara Enim, Palembang, Lampung 1, Lampung 2.
B. Zona Jabotabek
Serang, Tangerang, Cempaka Mas, Pulogadung, Pasar Minggu, Bekasi, Bogor 1, Bogor 2, Cibubur, Ciputat.
C. Zona Jawa Barat
Cikampek, Purwakarta, Karawang, Bandung, Cimahi, Garut, Tasikmalaya, Cirebon, Sukabumi.
D. Zona Jawa Tengah
Purwokerto, Tegal, Kudus, Kebumen, Jogja 1, Jogja 2, Solo 1, Solo 2, Semarang 1, Semarang 2, Semarang 3, Magelang, Pekalongan.
E. Zona Indotim
Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda, Makasar 1, Makasar 2, Pare pare, Kendari, Gorontalo.
F. Zona Jawa Timur
Surabaya 1, Surabaya 2, Sidoarjo, Situbondo, Probolinggo, Mojokerto, Tuban, Kediri, Madiun, Malang, Jember, Geresik, Blitar, Banyuwangi, Bali 1, Bali 2, Mataram. Dan akan membuka beberapa kantor cabang diberbagai negara tetangga, seperti Thailand, Malasya dan China.
2. Struktur Organisasi PT. Guna Indah Makmur
PT. Guna Indah Makmur memiliki Organisasi Kepemimpinan, yang mana masing-masing jabatan memegang peranan penting dalam perusahaan tersebut, berikut uraian organisasi PT. GIM :

Setiap kantor cabang pada Perusahaan ini memiliki beberapa orang manager dan Asst. manager, yang mana pada setiap Kantor Cabang memiliki organisasi berbeda-beda. Salah satu contoh organisasi sebuah team di Pekanbaru :
VICTORY CREW :

Ket : MNG : Manager
SPV : Supervisor
TQ : Teknisi
3. Uraian Tugas Dan Wewenang
Setiap Perusahaan memiliki yang namanya Tugas Dan Wewenang dari masing-masing jabatan yang ada, sama halnya dengan di PT. Guna Indah Makmur. Pada Perusahaan ini, setiap jabatan mengemban Tanggung Jawab yang harus dilakukan, diantaranya :
1. MANAGER
a. Membina Para Leader dan juga Crew dalam mencapai target penjualan dalam waktu yang sudah ditentukan
b. Memimpin Meeting pagi dan sore untuk mengevaluasi kembali hasil yang didapatkan pada hari-hari yang lalu.
c. Memberangkatkan Crew ke Lapangan merupakan tugas manager setiap pagi, yang mana nantinya para manager bertanggung jawa penuh atas keselamatan karyawan/I dilapangan.
d. Impact Para Crew.
2. ASST. MANAGER
a. Membina Para Leader dan juga Crew.
b. Memimpin Meeting.
c. Impact Para Crew.
3. ADMINISTRASI
a. Mencatat atau Menginput Laporan Keuangan.
Semua uang yang masuk dan keluar itu dicatat dalam buku yang telah disediakan, dimana setiap harinya hasil penjualan atau pengeluaran akan dikirimkan ke kantor pusat melalui e-mail.
b. Membuat Surat Tugas dan ID Card.
Setiap karyawan/I baru yang dinyatakan lulus dalam proses interview dan juga masa training, maka administrasi nanti akan membuat surat tugas dan ID card sebagai tanda pengenal karyawan dilapangan pada saat melalukan survey.
c. Mencatat DPH (Daftar Penjualan Harian).
Hasil penjualan harian dicatat dalam sebuah buku DPH.
d. Mengabsen Karyawan/I.
Administrasi bertugas untuk mengabsen semua karyawan pada saat melakukan consigment, dimana nantinya absen sangat berpengaruh terhadap upah yang dibayarkan oleh pihak perusahaan.
e. Menyimpan dan Menyerahkan Ijazah Karyawan/I.
Karyawan diharuskan menitipkan Ijazah asli kepada perusahaan sebagai jaminan bahwasanya selama kita mengabdi kepada perusahaan terebut kita dapat melakukan tugas dan tanggung jawab kita dengan baik. Tetapi, pada saat ada karyawan/I yang mengundurkan diri atau dipecat, maka Ijazah yang dititip tadi bisa diambil pada administrasi.
4. OFFICE BOY
a. Membersihkan Seluruh Kantor dan Halaman.
b. Membantu Dalam Mengeluarkan Barang Gudang.
c. Membantu dalam hal Consigment.
5. SUPERVISOR
a. A3 (Asah, Asih, Asuh).
b. LBE (Leading By Example).
c. SGE
d. Direct Selling.
e. Building Crew.
6. TEKNISI
a. Belajar Sistem 5 Langkah.
b. Belajar Sistem 8 Langkah.
c. Selling.
d. Building Crew.
7. TRAINING
a. Belajar Sistem 5 Langkah.
b. Belajar Sistem 8 Langkah.
c. Mengakhiri Masa Training secepat Mungkin.
d. Mengamati Pekerjaan Supervisor di Lapangan.
e. Mengikuti Meeting dan Evaluasi sore setiap hari.
8. OBS
a. Megikuti Test Lapangan.
b. Mengamati apa yang dilakukan oleh Tekhnisi atau pun Supervisor dilapangan.
c. Mengikuti Interview secara Lisan oleh Manager atau Asst. Manager.
4. Aktivitas PT. Guna Indah Makmur
PT. Guna Indah Makmur mempunyai beberapa aktivitas yang dilakukan secara rutin setiap harinya, diantaranya adalah :
a. Meeting Pagi.
Meeting pagi adalah kegiatan yang dilakukan dimana para Training, Teknisi, Supervisor dan Para Leader berkumpul yang diberikan arahan dan masukan serta Motivasi oleh Manager dan atau Asst. Manager.
b. Consigment.
Consigment adalah kegiatan di PT. Guna Indah Makmur, untuk melaporkan Hasil Penjualan Kemarin.
c. Impact.
Impact adalah tempat berbagi atau sharing atau bertukar pikiran antara sesama Karyawan/I di kantor, biasanya dilakukan setiap hari sabtu pagi yang biasa dinamakan Impact Global.
d. Picing.
Picing adalah Kegiatan yang dilakukan secara Rutin oleh Karyawan/I PT. Guna Indah Makmur dilapangan, guna untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat akan pemakaian LPG Product.
e. Evaluasi Sore.
Evaluasi Sore adalah Kegiatan yang dilakukan setelah selesai melakukan picing dilapangan, yang bertujuan untuk sharing akan masalah yang ditemui dilapangan.
f. Building Crew atau Membangun Team.
BAB II
LAPORAN MAGANG KERJA
1. Aktivitas Yang Dilakukan di PT. Guna Indah Makmur.
Sebelum melakukan magang di PT. Guna Indah Makmur, jabatan saya adalah seorang Tekhnisi dan pada saat melakukan magang, jabatan saya naik menjadi seorang Supervisor.
Adapun magang yang saya lakukan dimulai dari Tanggal 02 Mei 2012 sampai dengan Tanggal 28 Juni 2012, tehitung selama 8 (Delapan) Minggu atau 2 (Dua) Bulan. Adapun aktivitas yang saya lakukan sama seperti karyawan biasanya, berikut uraiannya :
a. Belajar 5 Langkah
Salah satu syarat mutlak untuk setiap karyawan sebuah perusahaan adalah mengetahui sistem perusahaan. Belajar 5 langkah adalah sistem yang paling utama dan penting di PT. Guna Indah Makmur. Tanpa sistem 5 langkah ini, karyawan tidak akan mampu untuk melakukan aktivitas bahkan mendapatkan uang dari perusahaan tersebut.
b. Belajar 8 Langkah
Belajar 8 Langkah adalah sistem untuk targer dan perencanaan yang diberikan oleh perusahaan kepada masing-masing karyawan, berupa Positive Mental Attitude, memanfaatkan Waktu sebaik mungkin, meloa lapangan yang ada dan juga harus menyadari untuk apa dan apa yang dilakukan di PT. Guna Indah Makmur.
c. Meeting Pagi oleh Manager dan Leadership
Setiap pagi sebelum melakukan aktivitas, terlebih dahulu karyawan PT. Guna Indah Makmur dibekali dengan pengetahuan-pengetahuan baru akan produk dan cara-cara mendapatkan uang dengan cepat secara halal melalui kegiatan bisnis marketing.
d. Meeting Supervisor dan Crew
Meeting yang dilakukan oleh para supervisor ataupun crew adalah untuk membahas target dan mengevaluasi kembali hasil yang didapatkan dihari-hari sebelumnya.
e. Impact oleh Crew
Impact crew dilakukan oleh masing-masing team sesuai dengan Manager masing-masing. Impact crew dilakukan untuk membahas masalah yang ditemukan dilapangan sehingga menjadikan sebuah rintangan untuk kita sellingkan dan mencarikan jalan keluar untuk masalah tersebut.
f. Impact Global
Musyawarah untuk Mufakat istilah dalam Masyarakat yang hendak memecahkan sebuah masalah melalui musyawarah. Demikian juga dengan Impact Global yang diadakan setiap hari sabtu oleh semua Karyawan PT. Guna Indah Makmur. Impact yang dilakukan membahas masalah yang muncul saat kita berada dilapangan, motivasi untuk yang sedang down atau frustasi dan mengingatkan kembali atau membuka kembali kesadaran kita mengapa kita ada diperusahaan tersebut.
Impact global ini juga membahas tentang komplein atau keberatan-keberatan dari calon pembeli atau konsumen lama dikarenakan kekurangmaksimalnya pelayanan kepada masyarakat dan adanya rasa acuh atau mengabaikan keluhan masyarakat yang mengakibatkan konsumen tersebut menyebarluaskan didaerahnya sehingga menimbulkan negative bagi para masyarakat sekitar dan kesulitan bagi karyawan didalam mengahadapi hal tersebut.
g. Consigment
Consigment yang dilakukan dua kali dalam satu hari, yaitu pagi untuk pengambilan produk dan sore untuk pengembalian produk serta penyerahan uang setoran.
h. Ke lapangan
Setelah selesai consigment, kemudian menuju lapangan pemukiman warga untuk melakukan survey tentag pemakaian LPG product (Gas LPG, regulator, kompor dan selang).
i. Picing
Picing merupakan kegiatan Rutin karyawan baik itu teknisi ataupun supervisor. Picing merupakan kegiatan menjelaskan atau mempresentasikan tata cara pemakaian LPG product kepada warga dan mengajak warga untuk menggunakan LPG product yang berstandar SLE ataupun ISO.
j. Evaluasi Sore
Sekitar jam 17.00 wib, karyawan sudah seharusnya kembali dari lapangan menuju ke kantor untuk melakukan evaluasi kembali akan hasil atau masalah yang didapatkan dilapangan serta menemukan solusinya.
k. Build Crew
Untuk menggatikan posisi kita dari teknisi menjadi supervisor maka diwajibkan kita untuk melakukan Build Crew atau membangun team.
Team merupakan asset yang sangat penting bagi perusahaan, karena perusahaan dapat bertahan apabila kita terus melakukan build crew.

2. Sistem Kerja Yang Dilakukan
PT. Guna Indah Makmur memiliki Beberapa Sistem Kerja, yang mana setiap karyawan harus mengetahui dan melakukan sistem tersebut, karena sistem tersebut merupakan modal untuk Perusahaan dalam meraih kesuksesan. Sistem itu dinamakan Sistem 5 langkah, berikut uraiannya :
A. Introduction, adalah Perkenalan Diri kepada Konsumen.
a. Sapa atau Senyum,
b. Jabat Tangan,
c. Promosikan Diri dan Perusahaan,
d. Menjelaskan Maksud dan Tujuan Survey.
B. Presentase, adalah Penjelasan singkat penggunaan LPG Product.
a. Tabung LPG.
1. Alas tabung,
Disarankan untuk memberikan alas pada tabung berupa Papan dengan ketinggian min 5cm atau menggunakan roda tabung.
2. Rubber Seal,
Rubber seal diharapkan harus tetap ada, untuk mengantisipasi terjadinya Lose Gas.
3. Lingkaran Merah,
Sebelum dan sesudah kita memasak, kita perlu memperhatikan Lingakaran merah yang ada pada bagian atas tabung yang berfungsi sebagai titik rawan panas tabung. Dimana apabila terjadi kebakaran atau api masuk kedalam tabung melalui selang atau pipa kompor, maka lingkaran merah tersebut akan berubah warna menjadi warna coklat atau warna hitam.
4. Expayed Tabung.
Bukan Cuma makanan yang memiliki masa kadaluarsa, tabung gas juga memiliki masa kaladuarsa. Bisa kita perhatikan pada tabung dibagian kanan atas, terdapat tulisan angkat cat putih (contoh : 05.14) menandakan bahwa tabung tersebut layak dipakai sampai dengan bulan 05 tahun 2014, dan juga menandakan bahwa tabung tersebut diproduksi pada tahun 2009 untuk tabung kecil dan tahun 2004 untuk tabung yang besar atau dibawahnya.
b. Kompor Gas.
1. Kendala Susah Nyala,
2. Kendala Api Merah, dan
3. Kendala Bunyi Letupan.
c. Selang.
1. Retak-Retak Seribu,
2. Berbau Gas,
3. Keras atau Bocor, dan
4. Menyimpan Gas.
d. Regulator.
1. Hemat atau Boros.
2. Automatic atau Non Automatic,
3. SLE dan/atau SNI
4. Garansi atau Non Garansi.
e. Tindakan saat terjadi Kebakaran, adalah melakukan tindakan P3KG.
1. Jangan Panik,
2. Jangan Menyiran dengan Air.
3. Jangan Menimpuk dengan Kain atau Goni Basah.
4. Lakukan Pencegahan dengan cara mencabut Regulator secepat mungkin dan melarikan tabung dalam waktu hitungan detik.
C. Product Knowledge, adalah Pengetahuan akan Produk Perusahaan.
a. Regulator :
1. Automatic
Regulator biogas yang diproduksi oleh PT. Guna Indah Makmur sangat baik digunakan dirumah ataupun direstoran. Disamping harganya terjangkau, efektif dan efisien juga sangat bersahabat dengan keluarga.
Regulator ini otomatis menutup apabila terjadi kebocoran pada selang atau pada saat mencium adanya udara masuk kedalam tabung, maka ampere pada regulator akan bergoyang. Dan pada saat memasak, regulator ini sangat efisien atau tepat guna dikarenakan gas yang dikeluarkan sesuai dengan ukuran yang kita butuhkan, pada saat kompor dimatikan otomatis gas akan ditarik kembali kedalam tabung, sehingga tidak terjadi yang namanya penyimpanan gas didalam selang.
Aman untuk keluarga juga dari jangkauan anak-anak. dimana apabila kita meninggalkan anak kecil dirumah, kita tidak perlu takut anak tersebut bermain kompor. Disarankan, sebelum meninggalkan rumah dengan menggunakan regulator biogas ini terlebih dahulu miringkan tabung kedepan untuk menutup gas yang tetap mengalir selama 24 jam.
2. SNI dan SLE,
Regulator biogas sudah diakui hak patennya di Indonesia. Disamping itu, regulator biogas sudah diakui pihak LPG dengan Standar Lisensi Elpiji.
Regulator biogaz telah mendapat Lisensi dari Kementerian dengan No.DDO.2006.001893 NRP.201-002-101180 dan dengan Kalibrasi Standar Nasional LSPR KAN-004-IDN, WQA bersertifikat oleh UKAS Kualitas Manajemen No.QM 134 1199.
3. Hemat,
Regulator biogaz sangat hemat digunakan, tidak boros dikarenakan adanya ampere otomatis yang menutup apabila terjadi pemakain gas yang berlebihan.
4. Garansi.
Regulator biogaz mempunyai garansi selama 1 tahun. Dimana apabila dalam waktu setahun regulator tersebut rusak atau bocor, maka pihak perusahaan akan menggantikan dengan regulator yang baru dan setelah lewat masa garansi, maka perusahaan akan mencoba untuk memperbaiki sesuai dengan jenis kerusakan.
b. Selang :
1. 3 Lapis,
Lapisan selang biogas ini adalah Karet mentah bercampur asbes, lapisan zat Zenida atau racun tikus yang telah dibekukan dan lapisan karet peredam gas supaya selang tidak cepat panas ataupun mengembang.
2. Dilengkapi dengan Anti Tikus,
Selang biogaz yang diproduksi saat ini sudah dilengkapi dengan zat racun tikus atau disebut dengan zat Zenida. Zat Zenida dibekukan dalam bentuk serat kain dalam warna putih kemudian dilapisi dengan karet mentah dan karet peredam gas. Untuk mengaktifkan zat ini, maka setiap penggantian tabung, kita wajib membersihkan selang dari percikan minyak goreng, tumpahan air panas dan kotoran berupa debu lainnya.
3. Standar International (ISO),
Selang yang diproduksi oleh PT. Guna Indah Makmur sudah standar Internasional (ISO), yang memenuhi ISO 7369-2008 dan sudah diakui kualitas dan ketahanannya.
4. Garansi.
Selang yang dijual oleh PT. Guna Indah Makmur mempunyai garansi selama 1 tahun. dimana apabila selang pada masa garansi rusak, pecah atau digigit tikus, maka pihak perusahaan akan menggantikan selang yang rusak dengan yang baru secara gratis dengan catatan garansi tetap berjalan atau bukan garansi baru.
D. Closing, adalah Penutupan dari Presentase.
Dalam setiap presentase akan ditutup dengan saran atau masukan kepada konsumen. Misalnya, setelah saya selesai melakukan presentase dan diakhir nanti saya akan memberikan masukan kepada konsumen untuk menggunakan regulator dan selang pengaman dari PT. Guna Indah Makmur.
Penutupan dari presentase biasanya adalah dimana kita lebih mendekatkan diri kepada konsumen, karena disini kita merayu dan membujuk konsumen guna untuk mencapai kesepakatan adanya hubungan kerjasama dalam pemakaian dan pengadaan pengaman LPG berupa regulator dan selang atomatis.
E. Rehase, adalah Jasa membantu Konsumen dalam service LPG
product ataupun kompor gas.
Jika pada saat kita melakukan closing kepada konsumen, namun tidak tembus atau gagal. Maka satu-satunya cara untuk kita mendapatkan uang adalah dengan cara rehase atau menjual jasa kepada konsumen. Rehase dilakukan dengan cara membantu membersihkan selang, servis kompor gas dan servis regulator.
Namun, jika misalnya warga tersebut memang tidak mampu membayar jasa kita, kita harus tetap take control.
3. Analisa Sistem Kerja Yang Dilakukan.
Adapun pada saat penulis melaksanakan magang kerja di PT. Guna Indah Makmur, penulis mengamati tentang sistem kerja yang diterapkan dan wajib dilakukan diperusahaan tersebut. Selama magang kerja penulis lakukan, terdapat beberapa kebaikan dan kelemahan yang dapat penulis sebutkan sebagai berikut :
A. Kebaikan Sistem Yang Dilakukan.
1. Sistem 5 Langkah dibuat dengan baik oleh pihak perusahaan yang mengajarkan tentang bagaimana cara mendekatkan diri kepada konsumen.
2. Melalui sistem ini, Perusahaan memberikan ilmu yang sangat penting kepada karyawan maupun konsumen mengenai tatacara pemakaian LPG Product.
3. Pihak Perusahaan mengajarkan bagimana cara mendapatkan uang dengan cepat melalui rehase.
B. Kelemahan Sistem Yang Dilakukan.
1. Kebanyakan konsumen sudah mengetahui tentang yang dijelaskan pada sistem ini.
2. Karyawan jenuh karena sistem ini terlalu monoton dan tidak adanya binaan khusus dari manager untuk memperbaiki kedepannya.
3. Sistem disalahgunakan oleh karyawan yang diluar tanggung jawab perusahaan, berupa penjualan sparepart kompor gas.

BAB III
PENUTUP
1. Kesimpulan
Selama melakukan Praktek Kerja Industri (Magang) penulis menemukan jati diri selama berada dan berinteraksi dalam lingkungan masyarakat luas. Ternyata berinteraksi atau mengeluti dunia usaha tidak sangat mudah, ada banyak hal yang perlu dilakukan, agar orang yang akan kita ajak untuk menjalin hubungan kerja sama dapat terkesan akan apa yang kita lakukan atau kerjakan.

2. Saran
a. Harapan penulis supaya kedisiplinan di PT. Guna Indah Makmur lebih di tegaskan karena kedisiplinan adalah modal dari keberhasilan.
b. Hubungan Kerja sama antar Team di Tingkatkan lagi.
c. Image dilapangan selalu dijaga, karena image dilapangan merupakan citra Perusahaan.
d. Karyawan PT. Guna Indah Makmur harus selalu tanggap kepada keluhan ataupun Complaint konsumen.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s